Jumat, 12 April 2013

Kehidupan di Luar Sana

Tugas utama seorang surveyor adalah mengumpulkan data baik secara individu, keluarga maupun perusahaan. Pun pada saat ini saya mendapatkan tugas dari pimpinan mengumpulkan data pengeluaran rumah tangga selama 3 bulan terakhir. Data yang diambil adalah rumah tangga dengan golongan pendapatan rendah, menengah dan tinggi.

Mulailah awal minggu ini saya berkelana mencari responden yang cocok dan kooperatif untuk dimintai keterangan. Bukan hal yang mudah karena pertama kita harus mencocokkan dengan range pendapatan yang diperlukan dan yang pasti responden tersebut mempunyai waktu cukup untuk dimintai keterangan. Yah, cukup banyak poin pertanyaan yang harus disampaikan, mulai pengeluaran beras, minyak goreng, sayuran, daging/ikan sampai dengan pembelian mobil/motor. Minimal 30 menit wawancara harus dilakukan.
Setelah saya dapat mewawancarai beberapa responden, secara tidak langsung saya bisa melihat kehidupan responden tersebut setiap hari selama 3 bulan ini. Ada yang berpendapatan tinggi dengan pengeluaran terbesar di pendidikan anak, sehingga secara umum kehidupan keseharian mereka biasa saja. Tak ada kesan sama sekali bahwa keluraga tersebut mempunyai pendapatan yang tinggi. Ada yang berpendapatan menengah dengan konsumsi makanan jadi ( nasi bungkus, bakso, soto, mie ayam dan lain-lain) tinggi, sehingga hampr sebagian besar pengeluaran hanya untuk makanan. Alasan keluarga tersebut tidak memasak sendiri adalah alasan kepraktisan, toh saya sebagai surveyor tidak mempunyai hak untuk memberikan keputusan baik atau tidak akan pola kehidupan keluarganya seperti ini. Ada pula rumah tangga yang berpenghasilan minim namun sang ayah adalah perokok berat. Untuk belanja sayur saja pas-pasan tapi untuk membeli sebungkus rokok seperti sebuah kewajiban. Ternyata seperti itulah kehidupan beberapa keluarga di luar sana. Ada yang patut kita contoh, ada pula yang membuat kita prihatin.

Rumput tetangga selalu tampak lebih hijau, namun ketika ketika masuk ke halamannya kita akan semakin tahu bahwa ada pula yang kuning, bahkan mulai mengering. Nikmati dan syukuri rezeki yang ada di keluarga kita hari ini …..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Umroh Keluarga Tanpa Fasilitas Makan?