Awal gabung di travel karena ada paket umroh ekonomis (menurut kami) dengan berbagai keunggulan : 12 hari, 2x shalat Jumat (Madinah dan Makkah), free city tour (Kuala Lumpur dan Thaif). Hanya saja tertulis disitu : tidak termasuk fasilitas makan di hotel Madinah dan Makkah.
Saat kami datang ke kantor travel diragukan oleh pihak travel, karena ini adalah program backpacker yang bisanya gabung ke paket ini adalah orang-orang muda. Lha kami daftar sekeluarga (total 7 orang) bahkan dengan 2 anak kecil usia 9 dan 3 tahun.
Apakah sanggup dengn ritme yang cukup padat dan tanpa fasilitas makan hotel? Bagaimanan nanti disana terutama anak-anak kecil?
Alhamdulillah kami sekeluarga sudah terbiasa dengan rute masjid ke masjid, termasuk tidur/iktikaf di masjid selama perjalanan. Hampir setiap liburan sekolah anak-anak diajak safari masjid area Jawa bahkan Alhamdulillah tahun lalu mencicipi beberapa masjid di area pulau Bali. Jadi Insya Allah anak-anak sudah terbiasa dengan ritme perjalanan yang cepat, panjang dan keluar dari zona nyaman. Mau tidur di hotel atau di masjid pun tak masalah.
Terkait makan, pengalaman haji di 2016 kami sudah terbiasa masak di hotel. Karena saat haji ada beberapa hari juga yang tidak mendapat jatah makan dari pemerintah. Termasuk sudah tahu toko-toko kecil yang menjual kebutuhan masak dan lain-lain.
Jadi yang kami bawa untuk persiapan makan : rice cooker kecil, panci listrik, beras, mie instan, rendang kaleng siap masak (ini hasil dari SuperQurban nya RZI), abon dan sejenisnya. Serta tak lupa beli telur di Madinah/Makkah.
Harga telur di sanaa tergolong murah (dibandingkan lauk lainnya), per butir tak sampai 1 Riyal. Olehan telur pun beragam : telur rebus, telur dadar, omelet, telur ceplok dll dan pasti anak-anak suka
Saat ziarah di Madinah atau Makkah pun kami bawa bekal jika tak sempat makan di hotel, praktis dimakan di bus selama perjalanan. Pun juga saat dhuhur di masjid kami tak perlu buru-buru pulang ke hotel untuk ambil jatah makan (Biasanya kan ada waktu maksimal makan siangnya). Bisa santai di masjid lanjut ke Ashar.
Alhamdulillah sudah diniatkan, insya Allah kesulitan-kesulitan kecil bukan suatu masalah untuk perjalanan umroh ini. Salaah satunya urusan makan ☺
